Internalisasi Nilai Anti-Bullying pada Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Mendongeng Interaktif di TK Al-Firdaus
DOI:
https://doi.org/10.66214/jpid.v1i1.26Keywords:
Anak Usia Dini, Anti-Bullying, Empati, Mendongeng Interaktif, Pendidikan KarakterAbstract
Perilaku perundungan pada anak usia dini telah menjadi permasalahan penting yang memerlukan perhatian serius. Tindakan seperti ejekan, pengucilan, atau perebutan mainan kerap dipandang sebagai hal biasa oleh orang dewasa, meskipun faktanya dapat memberikan dampak psikologis dan sosial yang berkelanjutan pada anak. Data UNICEF Indonesia tahun 2022 menunjukkan bahwa dua dari lima anak usia dini di Indonesia telah mengalami kekerasan dalam bentuk verbal atau sosial. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menanamkan nilai-nilai pencegahan perundungan melalui metode mendongeng interaktif di TK Al-Firdaus, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Pendekatan yang diterapkan adalah metode partisipatif-edukatif dengan prinsip developmentally appropriate practice (DAP). Tahapan kegiatan mencakup pengamatan perilaku sosial anak, penyusunan cerita bertajuk "Bermain Bersama di Taman", implementasi mendongeng interaktif, refleksi nilai moral, dan evaluasi perubahan perilaku sosial anak. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman anak terhadap perilaku prososial seperti empati, gotong royong, dan berbagi, serta berkurangnya perilaku agresif selama aktivitas bermain. Para pendidik juga mencatat adanya peningkatan kolaborasi dan kemampuan regulasi emosi pada anak. Kegiatan mendongeng interaktif terbukti efektif sebagai metode edukatif untuk menanamkan nilai-nilai anti-perundungan pada anak usia dini dan mendukung penguatan program Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) di lingkungan sekolah
References
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Denham, S. A., Bassett, H. H., & Zinsser, K. (2020). Early childhood teachers as socializers of young children’s emotional competence. Early Childhood Education Journal, 48(3), 237–247. https://doi.org/10.1007/s10643-019-00985-2
HighScope. (2021). Early Childhood Observation Record (COR Advantage). Ypsilanti, MI: HighScope Foundation.
Isbell, R., Sobol, J., Lindauer, L., & Lowrance, A. (2021). The effects of storytelling and story reading on the oral language complexity and story comprehension of young children. Early Childhood Education Journal, 49(3), 403–414. https://doi.org/10.1007/s10643-020-01092-3
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2023). Laporan Tahunan Perlindungan Anak dan Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan. Jakarta: KemenPPPA RI.
Kohlberg, L. (1981). Essays on Moral Development, Vol. I: The Philosophy of Moral Development. San Francisco: Harper & Row.
Lickona, T. (2018). Character Matters: How to Help Our Children Develop Good Judgment, Integrity, and Other Essential Virtues. New York: Simon & Schuster.
National Association for the Education of Young Children (NAEYC). (2020). Developmentally Appropriate Practice in Early Childhood Programs. Washington, DC: NAEYC.
Piaget, J. (1965). The Moral Judgment of the Child. New York: Free Press.
Santrock, J. W. (2018). Child Development (15th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Skinner, B. F. (1953). Science and Human Behavior. New York: Free Press.
Supriyadi, E., & Mahmudah, N. (2021). Pengaruh metode mendongeng terhadap empati anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 998–1009. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1009
Suyadi. (2020). Teori Pembelajaran Anak Usia Dini dalam Pendidikan Islam. Yogyakarta: Prenada Media.
UNICEF Indonesia. (2022). Child Violence Report: Early Childhood Settings. Jakarta: UNICEF Indonesia
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riska Aulyanti Aris, Khairia Nurhikmah, A M Izzul Moeslimin Syam, Husnul Kharimah, Sahabuddin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions.







